Belajar Mengemudi (II)

Tiba saatnya ketegangan hari kedua. Menegangkan sekaligus penasaran juga untuk bisa belajar :)

Hari kedua saya dijemput lebih awal dan ternyata dengan seorang wanita yang katanya sudah belajar 4 kali. Jadi sekalian saya dijemput untuk mengantar dia pulang. Pengaturan waktu instruktur pas dan baik karena ketika sampai di rumahnya memang pas untuk memulai jam saya belajar.

Untuk menuju ke Masjid Agung lagi, kami harus melewati jalan raya utama yang cukup padat. Jadi saya sekalian belajar lagi tentang mengendalikan mobil di padat merayap serta main di kopling dan rem yang banyak. Tiba di mesjid agung muter sekali kemudian diajak ke daerah yang agak lapang untuk belajar mundur serta mundur belok.

Untuk mundur diperlukan kopling saja dan oper ke gigi R. Sama sekali tidak boleh injak gas. Semakin pelan mundurnya semakin baik, alias semakin sedikit mengangkat kaki kiri pada kopling semakin baik. Butuh kesabaran karena kadang jika terlalu cepat mengangkat kopling mobil meluncur terlalu jauh.

Kemudian untuk mundur belok diperlukan koordinasi gigi R, kopling dan putar kemudi hingga habis (2 kali). Nah saya masih kesulitan nih untuk mengembalikan kemudinya. Kurang sigap kalau kata instrukturnya. Latihan terus menerus memang jadi lebih sigap sedikit tapi kaki kiri sudah lemas injak kopling hehe. Akhirnya kembali muterin masjid Agung yang mulai ramai juga sehingga kembali diajarkan koordinasi untuk bisa aman berkendara :)

Pulang kursus badan rasanya capek dan kaki kiri lemes banget, malemnya baru kerasa badan pegel-pegel hehehe, pastilah saya salah duduk nih. Tapi masih bisa bersemangat lagi untuk latihan besok :)

Semangat!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar