Belajar Mengemudi (III)

Sebelum belajar mengemudi hari ketiga, saya sudah banyak bertanya kepada suami dan membaca banyak artikel di internet. Tapi tentu saja kadang teori hanya tinggal teori jika kitanya tidak tenang. Nah tenang itu yang saya perlukan :)

Saya juga dijemput lebih awal oleh instruktur bersama seoarang wanita yang sudah pernah kursus 10 jam namun berhenti dan sekarang kursus lagi karena akan dibelikan mobil oleh ibunya. Heemmm enak juga ya mobil dibelikan hihi, kalau saya dan suami harus nabung dulu untuk beli mobil dan untungnya bisa dapet rejeki lebih dari BISNIS HEBATku sehingga akhirnya bisa ganti mobil lama dengan mobil baru ini :). Ehhh kok ngelantur :D

Woww nyetirnya sudah enak banget, saya jadi tambah semangat dan pengen seperti dia. Diajak ke kantor tempat kursus untuk mengantar dia dan kemudian kemudi kembali ke saya. Hari ini adalah pelajaran parkir mundur yang menurut sumber teman dan internet sangat sulit huhuhu.

Setelah muter di masjid agung sekali untuk melemaskan otot akhirnya diajak ke rumah susun dekat dengan perumahan yang kebetulan tempatnya strategis untuk belajar parkir mundur. Mulailah instruktur mengeluarkan 4 patok dimana saya harus masuk ke dalamnya tanpa nabrak tentunya.

Sulit, benar-benar sulit, walau kelihatannya mudah untuk sang instruktur. Dari posisi menyamping diminta untuk belok mundur dan lurus masuk ke pembatas dalam sekali masuk, tidak boleh pake maju mundur. Kata instruktur ini adalah salah satu poin dalam mengurus SIM nantinya. Kalau mau parkir di rumah sih terserah aja, mau maju mundur berapa kali, gitu kata si Bapak. Fyuuuh.....

Disini hanya main kopling-gigi1-kemudi putar penuh untuk maju dan kopling-gigi R-kemudi putar penuh untuk mundur ke belakang kemudian dengan cepat mengembalikannya ke awal. Seperti kelemahan saya selama ini, saya selalu kurang sigap untuk putar kemudi. Susaheee reeek :D. Sampai keringetan dan kaki kiri lemes injek kopling mesti salah terus masuknya. Feelingnya kurang enak.

Sejam belajar parkir dan terlihat saya sudah kelelahan akhirnya diajak muter lagi sambil dijelaskan teori jika bertemu masalah, misalnya tanjakan sedikit, perempatan, orang menyeberang dll.

Pulang kembali dengan badan lemas tapi masih semangat ingin belajar lagi besoknya karena penasaran. Banyak yang bisa, saya juga harus bisa :)

Semangaaat!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar