Si Adik yang Perhatian

Sejak saya memutuskan bekerja di rumah, tidak sekalipun saya menyesali maupun berpikir untuk kembali bekerja di kantor. Pengalaman bersama anak-anak sungguh sangat berharga, terutama dimasa kecil mereka. Pengalaman 1-4 tahun si kakak sudah terlewatkan karena saya masih bekerja kantoran, namun syukurlah kedekatan dengan si kakak tidak ada yang bisa mengalahkannya bahkan oleh si mbak pengasuh :).
Hal ini karena saya mencoba menerapkan apa yang saya baca dari buku. Ketika pulang bekerja, setelah selesai mandi dan masak, saya mengajak kakak ke kamar, membawa buku cerita dan membaca bersama selama 1 jam. Gak peduli dia ngerti atau tidak, saya terus membaca.
Oya selain menjadi dekat, si kakak juga jadi bisa membaca di usia 3 tahun. Entah karena memang bisa atau karena stimulasi membaca bersama. Tapi bersyukur tidak perlu mengajari membaca lagi :D

Pagi ini saya menerima brosur promosi Indomaret di depan rumah. Si Adik yang berusia 2 tahun mulai mengambilnya dan melihat-lihat produknya seperti yang biasa saya lakukan.

Dan dengan gaya sok tahu dan cerewetnya dia berkata, "Bu, didi mau cucu okak [susu cokelat], mie dan oeo [oreo] ya"
Saya : "Ya boleh, tapi tidak sekarang ya, kapan-kapan aja kalau kebetulan Ibu ke Indomaret"
Adik : "Ok" [gubraaak, udah mulai niru gaya bahasa dewasa]
Adik melihat-lihat lagi dan menunjuk ke gambar Deterjen dan minyak goreng sambil berkata : " Kalo Ibu mau ini ya?"
Wowww...dia tahu apa yang biasa saya beli hehehe. Mungkin ini hal yang biasa untuk anak-anak, tapi gak nyangka aja dia ingat seperti itu :D
Saya : "Iya nanti Ibu beli itu. Kok adik tahu ibu mau beli dterjen dan minyak goreng?"
Adik : "Buat uci [nyuci] dan macak [masak] ya Bu?
Saya : "Hihihi iya bener-bener"
Adik : "Ok, Ibu oleh [boleh] kok beli ini"

Jyaaah.....gayanya seakan-akan saya yang minta ijin minta dibeliin deterjen dan minyak goreng ke dia.
Hahahha aku langsung ketawa sendiri karena memang kita hanya berdua di rumah, Bapak kerja dan Kakak sekolah.

Nah mungkin yang menjadi perhatian untuk para orang tua adalah untuk berhati-hati dalam bersikap dan berkata-kata di depan anak-anak karena mereka adalah peniru ulung yang mungkin masuk ke dalam pikiran bawah sadarnya dan terbawa hingga dia besar nanti.

Have a nice weekend :)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar