Kepergian Seorang Nenek :(



Pada hari Jumat yang lalu, warga di daerah saya dikejutkan dengan berpulangnya seorang Ibu yang sangat mendadak karena sebelumnya tidak pernah terdengar beliau menderita sakit hingga dirawat di rumah sakit seperti orang lain. Namun ternyata ada tetangga yang menimpali bahwa malamnya beliau terapi insulin dan seminggu sebelumnya dirawat di RS karena masalah jantung :(. Sama sekali tidak terlihat seperti orang sakit karena pembawaannya ramah dan ceria, dimana kalau nyuapin cucunya sambil jalan-jalan gitu, jadi gak kayak orang sakit :(

Komplek perumahan tempat saya tinggal memang kebanyakan pensiunan karena rumah yang kami tempati adalah milik mertua. Jadi kebayang yang tinggal disana usianya tak jauh berbeda dengan mertua saya dan kalau arisan yang muda seperti saya hanya 3 orang karena para anak dan menantu mereka tidak hadir J
Jumat sore, kebetulan suami pulang agak cepat dan seperti biasa jika bapaknya ada di rumah sore hari, anak-anak minta main di depan rumah, main bola atau badminton sementara saya menyapu dan menyiram tanaman. Tapi kok ada terop di dekat rumah padahal gak ada woro-woro acara di selebaran. Akhirnya saya ke tetangga dan bertanya apa yang terjadi.

Diceritakanlah bahwa Ibu tetangga meninggal kurang lebih jam 11 siang tadi, ditemukan sudah terduduk di kamar mandi ketika sedang membersihkan cucunya yang habis pup.
Hemm kaget banget karena paginya masih menyapu di depan rumah bareng dengan saya. Beliau memang orangnya bersih sekali, setiap pagi setelah menyapu beliau menyiram jalanan di depan rumah. Saya pernah bertanya untuk apa menyiram jam 5 pagi? Ibu kan udah gak muda lagi, nanti gampang rematik loh.
Beliau menjawab : saya harus membersihkan semua ruangan dan depan rumah sebelum cucu saya datang supaya tidak banyak debu.

Setiap arisan beliau sering curhat ke saya bahwa momong itu capek tapi cari pembantu ya susah banget. Memang beliau udah beberapa kali ganti pembantu dan kayaknya sih yang terakhir ini udah nyerah. Sedapetnya aja katanya. Kalau udah arisan, keluhannya ya migren, sakit pinggang, sakit lutut, ngantuk dsb.
Saya sih bisa maklum, saya yang muda begini aja kadang malam udah tepar lemes seharian kerja di rumah. Apalagi beliau yang usianya udah 54 tahun.
Oya setelah jatuh di kamar mandi tersebut, tidak langsung dilarikan ke RS. Suaminya masih mencari pertolongan di dokter praktek terdekat yang kebetulan sedang tidak ada di tempat semua :(. Akhirnya dilarikan ke RS dan tidak bisa tertolong lagi :(
Semoga arwahnya diterima di sisiNYA dan keluarga yang ditinggalkan tabah...

Sehabis mendengar kabar tersebut saya langsung menghubungi orang tua dan mertua yang kebetulan juga momong cucu, untuk jaga kesehatan dan wanti wanti bilang bahwa jika ada keluhan sekecil apapun harus cerita ke saya atau ke kakak/adik yang nemenin di rumah. Jangan dianggap sepele karena usia sudah tidak muda lagi. Jika cepat diperiksakan dan ditangani bisa meminimalkan berlanjutnya sakit tersebut.

Memang idealnya kakek nenek tidak usah bertanggung jawab penuh momong cucu. Beliau bisa menjadi pengawas asisten atau baby sitter. Beliau kan juga ingin menikmati hari tua dan memiliki kebebasan waktu dimana jika ingin main ya mainlah, jika ingin tidur karena mudah lelah, ya tidurlah. Namanya juga menikmati hari tua
Tapi tuntutan jaman sekarang mungkin tidak bisa seperti itu. Anak/menantu perempuan harus bekerja untuk menopang ekonomi keluarga dan prt/baby sitter juga semakin susah dicari membuat para kakek nenek harus bernostalgia mengulang kegiatan momong yang sudah pernah mereka jalani sebelumnya.

Usia memang ditentukan oleh Yang Maha Kuasa, tapi jika kita bisa berbuat lebih untuk kesehatan para orang tua, patut kita usahakan yaaa.

Semoga semuanya selalu dalam keadaan sehat dan lindungan Yang Maha Kuasa, Astungkara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar