Comfort Zone

Minggu lalu, saya mengikuti suatu training online dengan tema Comfort Zone.
Setelah saya analisa ternyata saya termasuk dalam kategori comfort zone tersebut walau sedang berusaha untuk keluar dari zona itu.
Kenapa?
Ketika menemukan bisnis Oriflame sebagai pengganti kerja kantoran saya, saya sudah merasa nyaman karena mungkin target sudah tercapai.
Ketika bekerja kantoran saya bekerja mati-matian, sambil ngantor, momong, dan juga ngerjain bisnis online oriflame d'BC Network, saya tidak pernah merasa lelah [agak lebay, tapi beneran :D], karena MIMPI saya begitu BESAR untuk bisa bekerja di rumah.
Ketika impian itu tercapai dan bahkan terlampui karena gaji saya di oriflame jauh lebih besar daripada gaji di kantor, maka saya sudah merasa mencapai impian dan lupa untuk UPGRADE mimpi lagi.
Disinilah kesalahan saya, sampai akhirnya saya tersadar berada di level yang sama dalam waktu yang lama.

Jadi saya mulai membuat mimpi baru yaitu membuat rumah idaman di Bali yang pastinya membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Mudah-mudaha dilancarkan dan dimudahkan serta menjadi motivasi positif untuk saya disamping juga untuk membantu downline saya mencapai impiannya yang kebanyakan ingin seperti saya, menjadi ibu yang bekerja di rumah, dekat dengan anak-anak namun tetap berpenghasilan sehingga bisa membantu keuangan keluarga :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar