Mengatasi Rintangan

Rintangan, hambatan atau sejenisnya pasti akan selalu ada dalam setiap perjalanan menuju mimpi kita. Kadang ada yang tabu jika saya menyebut kata mimpi, mereka lebih senang menyebutnya sebagai target. Padahal itu hanya penyebutan bahasa saja :)

Saya dibesarkan di keluarga yang pas-pasan dengan kehidupan yang sederhana [bahasa kerennya : bersahaja] sehingga kadang untuk bermimpi saja tidak berani mengungkapkannya. Tapi saya selalu sebutkan dalam hati. Takut ketinggian, padahal mah tidak ada larangan ya :). Dengan keadaan keluarga yang pas-pasan, saya memang berbeda dengan teman-teman dalam hal kebutuhan tersier dan hedonis. Saya dilarang mengeluh, harus tegar dan selalu kuat menghadapi segala tantangan.

Ternyata didikan orang tua saya yang cukup keras itu membuat saya tidak gampang mengeluh ketika harus hidup mandiri sejak kuliah jauh dari orang tua dan bekerja hingga sekarang berkeluarga. Kadang ingin juga menerapkan hal yang sama kepada anak-anak saya tetapi jaman memang berbeda, tidak sepenuhnya dapat diaplikasikan semuanya, harus dilihat kondisinya juga.
Tinggal kita selalu berusaha dan berdoa serta pantang menyerah dalam menghadapi rintangan tersebut karena biasanya setelah rintangan dapat kita atasi, pasti ada yang INDAH di baliknya :)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar