Mudik lebaran

Libur tlah usai-libur tlah usai.. balik kerja balik kerja.
Seru juga pengalaman aku mudik. Naik bis malam sama suami dan anak banyak hambatannya, hehe.
Mulai dari bis yang telat datang karena ada kerusakan, kemudian antrian penyebrangan pelabuhan yang puanjang, antrian dermaga yang lama banget hingga kita terombang-ambing di laut selama 1,5 jam hanya untuk menepi dan pohon tumbang yang menimpa pengendara motor dan tentu saja menghalangi jalan karena posisinya melintang di tengah jalan. Nunggu orang untuk angkut orang yang ketiban pohon. Nunggu orang banyak buat gergaji kayunya yang buesar minta ampun... Nunggu orang banyak untuk ngangkut kayunya ke pinggir jalan. Orang di bis yang cowok juga pada turun bantuin.
Alhasil terlambat 5 jam.
Ahh.... ini hanya ujian kesabaran saja. Di dalam bis banyak yang mengeluh, menghela nafas, mengomel, bingung karena anaknya rewel, ada juga yang diem dan yang paling adem tentrem nih.. yang tidur hehe.
Ahh daripada mengeluh.. daripada mengomel... daripada daripada mending tersenyum aja. Mending mainan sama anak. Anaknya juga kasian bete karena pegel duduk di bis. Tapi dengan diajak becanda kan jadi berkurang tuh betenya. Paling enak sih tidur kali ya.. gak kerasa macet dan capeknya, tapi kalau matanya tidak mau diajak kompromi untuk tidur gimana donk?
Jadi.. tersenyum aja dan sabar.
Tidak menguras energi.
Banyak berdoa.... pasti sampai ke tujuan!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar